lisas-childminding.com

My WordPress Blog

Lampard: Kita Belum Sebanding Dengan Messi

Berita Terbaru Pelatih Chelsea, Frank Lampard, menceritakan soal tiga figur yang tetap sulit ia bendung sewaktu dirinya masih aktif berkarir jadi pemain. Diantaranya ialah bintang Barcelona, Lionel Messi.

Chelsea serta Barcelona, sewaktu Lampard masih bermain, cukup seringkali disandingkan di arena Liga Champions. Dalam tempo enam tahun saja, mulai 2006 sampai 2012, kedua klub raksasa Eropa itu bertemu sekitar 12 kali.

Catatan tunjukkan jika Chelsea dikit lebih baik dari Barcelona dalam kurun waktu itu. Frank Lampard dkk cuma menelan satu kekalahan, mendapatkan dua kemenangan, serta bekasnya tetap selesai dalam kondisi imbang.

Delapan pertemuan, delapan kali Lampard bertemu dengan Lionel Messi. Dia jadi saksi mata bagaimana striker Argentina itu menjelma dari sesosok anak muda berbakat jadi satu diantara pemain paling baik di dunia.

Lampard: Kita Belum Sebanding Dengan Messi

Pemain yang Menyusahkan Lampard
Lampard juga diberi peluang untuk mengenang kembali saat-saat karirnya jadi pemain dahulu waktu terlibat perbincangan dalam situs resmi UEFA. Dia memaparkan tiga pemain yang tetap merepotkannya, diantaranya ialah Messi.

“Dapatkah saya memberikan anda dua jawaban? Sebetulnya ada tiga,” tutur Lampard waktu diberi pertanyaan masalah pemain yang seringkali menyusahkan dirinya. “Yang pertama ialah Messi, sebab ia ialah pemain yang paling menakjubkan,” sambungnya.

“Rasanya seperti anda sedang bermain menantang satu orang dengan level yang berbeda dengan kami semua. Dua pemain yang lain yang saya ingat serig membuat saya kewalahan ialah Xavi serta [Andres] Iniesta dari Barcelona,” sambungnya.

“Mereka cuma memainkan bola di sekitar anda, serta anda tidak bisa mendekati mereka. Itu ialah bentuk sepak bola yang tidak berasa normal buat saya; berlainan dari apa pun yang sudah pernah saya hadapi,” imbuhnya.

Belajar dari Barcelona
Sekarang, Lampard sedang menjalani karirnya jadi pelatih yang baru seumuran jagung. Seperti yang diketahui, dia baru mempunyai pengalaman melatih klub divisi Championship, Derby County, dari mulai tahun 2018 kemarin.

Lampard mempunyai keinginan dapat mengimplementasikan permainan serta langkah berpikir beberapa pemain Barcelona ke skuat Chelsea kepunyaannya. Dia akui tidak ingin mempunyai satu strategi jagoan saja waktu hadapi rivalnya.

“Apa yang saya inginkan ialah satu tim yang cukup luwes serta dapat menyesuaikan lewat cara kami bermain. Saya tidak ingin tertahan di satu ide, visi, satu gagasan – saya ingin pemain dapat beradaptasi, hingga seiring kami maju, kami juga bisa berevolusi,” imbuhnya.

“Mungkin tiap hari, tiap minggu; mungkin dengan susunannya, atau pola pikirnya. Saya ingin benar-benar terbuka akan hal tersebut, serta saya ingin beberapa pemain terbuka soal itu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *