lisas-childminding.com

My WordPress Blog

Apa Itu Hipotiroid Anak?

Berita Terbaru Hipotiroid pada anak tidak bisa dipandang remeh. Masalahnya bila tidak mendapatkan perlakuan sedini mungkin, hipotiroid dapat mengakibatkan masalah pertumbuhan serta perkembangan anak.Hipotiroid atau hipotiroidisme berlangsung saat kelenjar tiroid kurang aktif menghasilkan hormon. Mengakibatkan, kandungan hormon di badan jadi kurang. Minimnya kandungan hormon tiroid ini dapat dialami oleh kebanyakan orang, terhitung pada beberapa anak.

Apa Itu Hipotiroid Anak?

Pemicu Hipotiroid pada Anak
Hipotiroid pada anak seringkali dikarenakan oleh masalah pada skema kebal badan yang membuat beberapa sel imun menyerang kelenjar tiroid serta mengakibatkan terusiknya peranan kelenjar ini dalam menghasilkan hormon. Diantaranya ialah penyakit Hashimoto. Penyakit Hashimoto dapat dihadapi oleh siapapun terhitung beberapa anak, gejalanya akan berkembang dari tahun ke tahun serta mengakibatkan kehancuran akut pada kelenjar tiroid.Diluar itu, hipotiroid pada anak dapat juga dipacu oleh beberapa unsur lain, misalnya:

1.Riwayat keluarga yang alami hipotiroid
Terdapatnya riwayat hipotiroid dalam keluarga, dari mulai orangtua sampai kakek atau nenek, akan meningkatkan efek keturunannya alami keadaan yang sama.

2.Kekurangan konsumsi yodium
Kandungan yodium pada tubuh anak yang rendah karena minimnya konsumsi yodium dapat mengakibatkan menyusutnya potensi kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon tiroid.

3.Mengonsumsi obat-obatan tertentu
Konsumsi beberapa macam obat, seperti litium, amiodarone, serta thalidomide, dapat membuat kelenjar tiroid tidak berperan dengan maksimal, hingga tingkatkan efek berlangsungnya hipotiroid pada anak.

4.Operasi pengangkatan kelenjar tiroid
Operasi pengangkatan kelenjar tiroid atau radioterapi yang dikerjakan di leher bisa mengakibatkan hipotiroid. Tidak itu saja, kerusakan kelenjar pituitari serta penyakit tiroditis yang dihadapi oleh anak dapat juga mengakibatkan hipotiroid.

Mengetahui Tanda-tanda Hipotiroid pada Anak
Hipotiroid pada anak bisa dibagi jadi dua barisan, yakni hipotiroid kongenital (hipotiroid pada bayi semenjak lahir) serta hipotiroid yang dihadapi pada saat beberapa anak. Hipotiroid kongenital dihubungkan dengan penambahan efek berlangsungnya kelainan bawaan pada jantung serta pembuluh darah, dan saluran kemih serta genital.

Gejala-gejala hipotiroidisme pada bayi serta balita ialah seperti berikut:
-Tidak ingin minum ASI
-Kulit yang terasa dingin
-Suara tangisan serak
-Sembelit (susah buang air besar)
-Lidah jadi membesar
-Penyakit kuning (jaundice)
-Hernia umbilikalis

Sedangkan bila hipotiroid yang berlangsung pada saat kanak-kanak, akan muncul gejala-gejala tersebut:
-Wajah kelihatan bengkak
-Kelopak mata yang kelihatan turun
-Rambut rontok
-Kulit cenderung kering
-Terlambat bicara serta suara lebih serak
-Keterlambatan pertumbuhan
-Keterlambatan pertumbuhan gigi permanen
-Peningkatan berat tubuh
-Detak jantung lebih lamban

Hipotiroid pada anak butuh dideteksi semenjak dini agar selekasnya diatasi, sebelum mengakibatkan masalah pada tumbuh kembang anak. Oleh karenanya, Bunda butuh mengetahui gejala serta tandanya. Bila Si Kecil alami keluhan serta masalah yang mengarah ke hipotiroid, selekasnya lakukan konsultasi serta pengecekan ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *