lisas-childminding.com

My WordPress Blog

Rumor Obat Ranitidin Bisa Menyebabkan Kanker, Benarkah?

Berita Terbaru Badan Pengawas Obat serta Makanan (BPOM) memerintah semua industri farmasi pemegang izin edar untuk menghentikan produksi, distribusi, dan menarik produk obat yang memiliki kandungan Ranitidin.

Ini menyusul terdapatnya peringatan dari Food and Drug Administration (US FDA) serta European Medicine Agency (EMA) berkaitan terdapatnya penemuan cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) pada produk obat yang memiliki kandungan Ranitidin yang bisa menyebabkan munculnya kanker.Di bawah ini fakta-fakta dibalik penarikan Ranitidin dikutip dari lamam resmi BPOM.

Rumor Obat Ranitidin Bisa Menyebabkan Kanker, Benarkah?

Ranitidin beredar semenjak 1989
Ranitidin ialah obat yang dipakai untuk penyembuhan tanda-tanda penyakit tukak lambung serta tukak usus.Badan POM sudah memberi kesepakatan pada ranitidin semenjak tahun 1989 melalui analisis evaluasi keamanan, khasiat, serta kualitas.Ranitidin ada berbentuk sediaan tablet, sirup, serta injeksi.

US FDA serta EMA keluarkan ultimatum
Pada 13 September 2019, US FDA serta EMA keluarkan peringatan mengenai terdapatnya penemuan cemaran NDMA dalam jumlahnya yang relatif kecil pada sampel produk yang memiliki kandungan bahan aktif ranitidin, dimana NDMA adalah turunan zat Nitrosamin yang bisa terbentuk dengan alami.

Produk Ranitidin terkontaminasi NDMA
Studi global memutuskan nilai ujung batas cemaran NDMA yang dibolehkan ialah 96 ng/hari (acceptable daily intake), berbentuk karsinogenik bila dikonsumsi di atas ujung batas dengan terus menerus dalam periode waktu yang lama.Ini sebagai basic BPOM dalam menjaga keamanan obat yang tersebar di Indonesia hingga BPOM sudah menerbitkan Info Awal untuk Tenaga Profesional Kesehatan pada 17 September 2019 berkaitan Keamanan Produk Ranitidin yang terkontaminasi NDMA.

Hasil uji sampel BPOM memiliki kandungan cemaran NDMA
Badan POM sekarang melakukan pemungutan serta pengujian beberapa sampel produk ranitidin.Hasil uji beberapa sampel memiliki kandungan cemaran NDMA dengan jumlahnya yang melewati batas yang dibolehkan.Pengujian serta kajian efek akan dilanjutkan pada semua produk yang memiliki kandungan Ranitidin.

BPOM perintahkan semua produk ditarik
Menurut nilai ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan, Badan POM memerintah pada Industri Farmasi pemegang izin edar produk itu untuk melakukan penghentian produksi serta distribusi dan lakukan penarikan kembali (recall) seluruh bets produk dari peredaran.Badan POM selalu memperbaharui info sesuai dengan data yang terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *